Kok Anda bisa berada di sini...?

Rabu, 09 Februari 2011

Foreword II

"Foreword" atau kata pengantar dalam bahasa Indonesia, pada hakikatnya 'mengantar' para pembaca untuk menjelajahi esensi-esensi atau pokok pikiran suatu karya wacana sebelum mereka menikmatinya. Ada juga yang menamai bagian tersebut 'sekapur sirih', entah benar atau tidak. Mudun maaf saya gak tahu mengapa. Secara pribadi, kalau disebut kata pengantar rasanya ganjil, karena kalau 'kata' semestinya hanya satu... gak banyak.

Well, ngelanturnya cukup sekian. Saya akan menulis proper foreword atau kata pengantar yang memadai untuk mengajak anda sekalian menyebrangi lautan luas, mendaki gunung lewati lembah, menyebrangi SMPN 1 Balikpapan, masuk lewat gerbang samping, dan terus menuju Kelas X-6 tercinta :)

Kami pasukan yang terdiri dari 36 orang anggota, satu pindah, sisanya 35. Kalau 15 orang pindah? Ya pindah semua. Begitulah solidaritas kami... atau karena 15 orang pindah menandakan adanya sesuatu yang SANGAT gak beres. Erm. Cukup.

Oke, kelas kami bisa dibilang
the last RSBI-nya SMAN 1. Perlu diketahui bahwa kelas RSBI merupakan kelas rintisan bertaraf internasional. Dalam pandangan orang awam, artinya 'pakai bahasa Inggris' dan 'berorientasi teknologi'. Ini sangat salah. Seharusnya bertaraf internasional berarti memiliki profesionalisme tinggi dan kinerja yang efisien (tambah ribet ya?). Gampangnya sih, mestinya guru dapat membuat murid-muridnya senang belajar, menggunakan kurikulum yang asyik......... Ngelantur lagi. Seharusnya kelas menjadi pokok utama postingan ini. Oke. Bicara masalah sosialnya saja ya? Um... *ide ngadat lagi* Jadi...

Wali kelas kami adalah sesosok pria eksentris nan gahoel bernama Pak Hambran. Beliau mengajar PKn di kelas kami, namun sama sekali tidak kaku seperti kebanyakan guru bidang studi ini pada umumnya. Ide-idenya selalu terus-terang, tidak memaksakan konsep dan hafalan, dan celetukannya selalu di luar dugaan. Di bawah naungan beliau, ada makhluk impor dari Sangatta, Farras yang dipercayai memimpin kelas kami bersama wakilnya Harsya. Dengan Dhana sebagai sekretaris dan Elin (Shirleen) yang mengurus keuangan, semester 1 telah berjalan lancar. Dan petualangan kami melewati masa-masa
crucial semester II ini... DIMULAI.

and the story goes on...

---
*penulis menitikkan air matanya karena akhirnya mood nulis muncul juga*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut